BAB 114

1306 Words

"Pagi..." Agni terbangun dengan perasaan bahagia. Andra masih tidur di sebelahnya. Suaminya itu bergerak memeluknya dengan tidur menyamping, "Agni, apa kita harus ke kantor hari ini? Kenapa aku rasanya ingin di tempat tidur seharian?" Agni tertawa, "Aku juga malas, tapi kemarin Sargas mengabariku kalau dia kangen kita." "Iya. Dia menerorku terus menerus karena kesepian," Andra ikut tertawa. "Mau ke kantor?" Agni menggoda Andra. "Atau bolos?" "Mari kita manfaatkan priviledge jadi pimpinan sekali ini saja dengan datang telat. Bagaimana menurutmu? Toh kita baru menikah. Anggap ini bulan madu," Andra memberi ide. "Telat satu jam maksimal. Ok?" Agni terkekeh, "Ide brilian. Lalu, apa yang mau kamu lakukan selama satu jam?" "Ini!" Andra naik ke atas tubuh Agni dan mulai melucuti pakaiann

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD