19. Aku Mau Kamu

1424 Words

“Aku mau kamu sekarang, Sayang,” bisik Robin pelan dengan suara beratnya. Terlambat! Viona tidak bisa lagi memberi alasan. Kali ini dia sepertinya harus mengikhlaskan kesuciannya pada pria jelmaan iblis ini. Tapi untungnya Robin telah menjadi suaminya, setidaknya ini bukan perenggutan paksa sebelum pernikahan, yang membuat dia bisa saja langsung dicampakkan dan lebih terhina. Robin mencium bibir Viona. Makin lama ciuman itu makin buas, membuat Viona kewalahan. Viona membalas ciuman itu? Tentu saja. Meski tidak sebuas Robin, tapi dia berusaha sedikit membalas, tidak terlalu menunjukkan penolakannya yang mungkin berbuah malapetaka baginya. Robin kian liar. Tangannya bergerak bebas di d**a Viona. Dia ingin menikmati barang mahal miliknya, yang susah payah dia miliki. Tangan Robin menj

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD