20. Desiran Tak Wajar

1316 Words

“Lepas! Lepasin aku, Leon!” pinta Viona sambil menggerakkan badannya, memberontak pada Leon. Leon sedikit memiringkan kepalanya. Dia kemudian sedikit membungkuk, mendekati wajah Viona. Tentu saja Viona semakin tidak nyaman. Dia sampai memalingkan wajahnya dari Leon. “Lepas? Kamu yakin?” tanya Leon di telinga Viona. Viona langsung menatap Leon dengan tatapan sangat tajam. “Iya. Lepasin aku, Leon!” bentak Viona. Leon mencebikkan bibir bawahnya. “Ok, siapa takut!” Byuur! Bunyi benturan benda keras dan air terdengar. Viona jatuh dengan mulus di dalam kolam renang. Leon tidak berekspresi apa-apa. Dia hanya berdiri di pinggir kolam dan menatap iparnya yang sedang berusaha mengambang di dalam air dengan terus menggerakkan tangannya. Viona yang kaget karena dia tercebur di dalam kolam, me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD