Bab 62

1115 Words

Sirin mengamati ponselnya sambil mengetuk-ngetukkan jari telunjuknya di meja belajar. Sirin menunggu panggilan dari Pandu. Tadi Pandu bilang akan menghubunginya malam ini setelah cowok itu selesai mengerjakan PR-nya. Sirin menghela napas dalam seraya mengetuk layar ponselnya, melihat jam digital yang ada di layar ponsel. Saat ini jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam. “Lo mau menghubungi gue jam berapa, sih? Keburu ngantuk gue,” gumam Sirin seraya menguap. Sirin memutuskan untuk mengambil ponselnya lalu membawanya ke kasur. Sirin merebahkan tubuhnya ke atas kasur sambil mengamati layar ponselnya, menunggu panggilan dari Pandu. “Pandu, gue udah ngantuk,” gumam Sirin lagi dengan mata yang hampir terpejam. Lalu, tiba-tiba saja ponselnya bergetar yang membuat mata Sirin kembali ter

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD