19. Sindrom Simpatik

1296 Words

"Aku bawakan kamu makan, aku lihat dari kemarin kamu mengabaikan makan." Gracia datang ke kamar mama mertuanya. Sejak mamanya meninggal dunia, Gala memilih tidur di kamar sang mama. Gracia ingin protes, namun wajah sedih Gala membuat niatnya urung. Akhirnya, dengan sangat terpaksa Gracia membiarkan Gala tidur disini. "Saya belum lapar. Lebih baik kamu keluar!" usir Gala membuat Gracia membuang napas perlahan. Bukannya keluar, Gracia malah duduk di samping Gala. Dengan sangat berani, Gracia menggenggam tangan Gala. Meskipun, pada akhirnya tangan Gracia ditepis begitu kencang membuat Gracia terkejut. "Kamu tuh kenapa sih? Kenapa akhir-akhir ini sering marah-marah nggak jelas. Ada apa sebenernya?" tanya Gracia dengan suara sedikit meninggi. Alih-alih menjawab, Gala malah berlalu meningga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD