18. Bertemu Tama

1005 Words

Sudah seminggu aku disini dan aku belum punya pekerjaan. Tidak mungkin aku hanya berdiam diri, sementara setiap harinya butuh makan dan minum. Hari ini aku berencana mencari pekerjaan, setelah seminggu ini aku nggak pernah keluar rumah. "Orang baru?" tanya laki-laki menyapaku. Deg! Aku terkejut saat melihat wajahnya. Dia adalah laki-laki yang menggangguku sewaktu di kampus. Sedang apa dia disini? Bukankah dia harus kuliah? "Kamu ...." Dia pun terkejut melihatku. "Kenapa kamu disini? Mana suamimu yang galak itu?" tanyanya sambil melihat sekeliling. "Suamimu mana?" tanyanya lagi. "Ada," sahutku dengan tergesa ingin pergi. Namun, dia dengan cepat menahanku. "Tama," katanya saat aku terus menatap wajahnya. "Kamu nggak usah takut begitu, sekarang jelasin kenapa kamu ada disini dan dima

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD