Terus menerus memikirkan wanita yang amat disayanginya, Dimas merasa bahwa kesalahpahaman antara dirinya dan Iroh tak bisa dibiarkan berlarut larut. Dimas tak habis fikir, mengapa dirinya yang tampan, karier cemerlang, muda dan memiliki masa depan cerah justru tergila gila pada perempuan kampung yang biasa biasa saja seperti Iroh. Pengalaman pernah menikah dan memiliki cinta yang tulus dari hati yang terdalam juga pengalaman dikhianati Helena, membuat Dimas tak bisa melupakan Iroh begitu saja. Seperti tadi malam setelah pertemuannya dengan Helena, ia hampir tidak bisa tidur. Pikirannya terus melayang pada Iroh. Pada senyumnya, tawanya, hangat pelukannya. Dan meskipun ia tahu Iroh mungkin masih marah, masih sakit hati, ia harus mencoba. Ia harus bertemu. Mobil Dimas berhenti di ujung jal

