Dewa: bab 26

2417 Words

"Dibilang nggak usah jemput! Aku mau pulang sendiri," dengus Tira saat aku menghampirinya yang baru saja keluar cafe sendirian. Tira hanya sendiri, mungkin Rara sudah pulang lebih dulu. Tadi, kami sempat video call saat Tira baru saja tiba di sana. Barusan saat di tengah perjalanan ke sini, Tira mengirimkan pesan memintaku untuk tidak usah menjemputnya. Namun, aku tetap melajukan mobilku ke sana karena perempuan itu tak lagi membalas pesanku. "Kenapa emangnya, Sayang? Kamu enggak balas chat aku dan juga nggak angkat teleponku. Aku kan khawatir tiba-tiba aja kamu bilang nggak usah jemput, sedangkan posisiku udah di pertengahan jalan. Aku hubungin kamu tapi nggak ada respon." "Nggak ada yang perlu dikhawatirin! Urus aja diri kamu sendiri!" Keningku berkerut mendengar nada ketus Tira. "

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD