"Sejauh dan sehebat apapun kamu bersembunyi, aku pasti akan mendapatkan mu Sarah, aku tidak akan mengampuni mu." Gumam Rayan dengan wajah iblis nya. Rayan seakan-akan ingin menelan Sarah hidup-hidup. "Kita kesana sekarang, tidak perlu membawa senjata karena aku hanya ingin bermain-main dengan dia." Ucap Rayan sambil berdiri dari duduknya dan melangkah lebih dulu keluar dari markasnya. Rayan menuju tempat persembunyian Sarah, Rayan lumayan kagum dengan penjagaan yang begitu ketat. "Aku semakin penasaran dengan pria bertopeng itu, kenapa sangat sulit untuk menggali identitas asli orang itu?," Gumam Rayan setelah sampai di tempat persembunyian Sarah. Rayan mulai meneliti ke seluruh area tempat persembunyian Sarah yang dipenuhi oleh penjaga. "Cepat kamu lempar kelima anak buah mu kesana, a

