"Aku sadar aku tidak pantas bersanding dengan papa mu, tapi percayalah, aku tulus mencintai papamu," ujar Dinda dengan nada tegasnya. Flora yang mendengar pengakuan Dinda langsung menatap Dinda dengan tetapan tidak percaya. "Ngaco kamu." Ucap Flora dengan senyum sinisnya sambil berdiri, "Pengakuan mu kurang jelas Din, lebih tepatnya mencintai harta papa, kamu kan selama ini numpang hidup mewah sama papa." Ujar Flora dengan penuh penghinaan. Di saat bersamaan Dinda yang mendapat penghinaan, beda halnya dengan Bintang yang sedang memberi penghinaan pada perempuan yang datang ke rumah sakit dengan mengaku sebagai calon mamanya. Dinda tidak merasa terhina atau tersinggung dengan ucapan Flora. Dinda mulai berdiri lagi namun kembali Flora mendorongnya hingga Dinda kembali terduduk di aspal. "

