BAB 19. Seperti Bidadari

1136 Words

“Ohh ….” Rayya terdiam. Dia sibuk berpikir. Apakah ke salon artinya dia akan didandani di sana? Dan itu juga untuk acara gala dinner? Rayya terus berpikir, mencari jawaban atas pertanyaan kenapa bosnya ini mau repot-repot berurusan dengan penampilannya untuk acara nanti malam? “Sampai.” Mobil berhenti di depan sebuah salon dua lantai, dengan bangunan gedung yang cukup luas, bergaya modern dan terkesan mahal. “Pak Juna, apa kita ke salon ini untuk—saya juga?” Akhirnya Rayya tidak sanggup lagi menahan diri. Dia begitu penasaran. Arjuna menoleh. “Tentu saja. Masa’ iya untuk saya. Kalau saya nggak perlu dipoles, karena sudah terlalu tampan. Ayo turun!” Keluar dari mobil dan langsung berjalan masuk ke salon. Dia lupa kalau Rayya sedang bersusah payah berjalan di belakangnya, sambil memegang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD