Andre hanya membeli sandwich dan air mineral. Memakannya cepat kemudian kembali ke dalam venue. Dengan kartu yang dimilikinya, ia bebas keluar masuk meski sempat membuat beberapa petugas berbisik-bisik di belakangnya. Tapi melihat penampilan Andre yang masih mengenakan jasnya, mereka mengira ia bukanlah eksekutif sembarangan. “Pak Andre, mau mampir ke stand?” sapa manager mall The Erwe yang masuk di belakang Andre. “Oh, nanti ya. Saya lagi antar Mami,” Andre menunjuk stage tempat berdirinya panggung runway. “Baik, Pak. Jika berkenan mampir tentu kami akan sangat senang.” “Setelah show nya selesai nanti.” “Baik.” Andre pamit undur diri. Dia masuk ke area runway dan mencari tempat duduk. Baru saja ia hendak duduk di baris terakhir, seorang petugas menghampirinya dan mengantarkannya ke