[Bagaimana kabarmu Nabila?] pesan yang dikirim Sunan di jam makan siang. [Aku hanya ingin tahu kabarmu] Sunan mengirim pesan lagi karena yang pertama cuma dibaca dan diabaikan. [Aku sedang bekerja Mas] [Ini jam istirahat, jangan bekerja terlalu keras] Setelah sekian lama vakum tiba-tiba Sunan menghubungi Nabila lagi dengan basa-basi yang mudah terbaca apa modusnya. [Apa kau sudah makan siang?] Nabila kembali tidak membalas. [Maaf jika aku bertanya seperti ini pada wanita yang sudah bertunangan] pesan Sunan sudah semakin menjurus pada modus keingintahuannya. Pastinya Sunan penasaran dengan Nabila yang kembali bergabung di grup setelah rencana pernikahannya dengan Marko, karena bisa jadi hubungan Nabila dengan Marko juga bermasalah. Sunan tidak munafik, dia pasti juga ingin mengambi