PENUH TANYA

1313 Words

Jelita dan Ganika saling berhadapan sambil mendengar nada dering yang terhubung ke ponsel Banyu. Ganika menggenggam tangan Jelita untuk menenangkannya. "Tenang Jel... Diangkat atau tidak diangkat, jangan dipermasalahkan. Ini bagian dari usaha untuk mencari tahu," ucapnya. "Aku tegang sekali. Apa Banyu akan mengangkatnya?" Jelita menatap Ganika. "Seperti yang aku bilang, jangan dipikirkan," Ganika merangkulnya. Ponsel di tangannya terus berdering namun tidak ada yang mengangkat. "Mmm... Dia tidak angkat," gumam Jelita. Ganika sependapat, tapi ia bersabar menanti hingga dering terakhir. "Iya kamu benar, dia tidak angkat," Ganika menarik nafas panjang. "Tapi.. Jangan menyerah. "Kamu atau aku, kalau menelepon belum tentu langsung terangkat bukan? Mungkin saja karena nomor t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD