Nimas memperhatikan reaksi Ganika. "Kamu serius sekali memikirkan persoalan ini," ucap Nimas sambil menahan senyum. Ganika menatap temannya itu dengan perasaan ingin menceritakan segalanya. Nimas bisa membantuku mencari informasi. Kalau sepotong sepotong begini, berarti sepotong sepotong juga informasi yang akan aku terima. Tapi tidak mungkin aku menceritakan rahasia Jelita pada seseorang yang tidak dikenalnya. Bingung juga. Ganika memutar otak. Bagaimana caraku meminta Nimas mencari informasi lebih lanjut? "Aku serius memikirkan persoalan ini karena...." Ganika menarik nafas panjang. "Ada sesuatu terjadi... "Mmm.. Sayangnya, aku tidak bisa bercerita lebih lanjut karena menyangkut rahasia seseorang." "Apa?" Nimas menatapnya dengan penasaran. "Kamu tidak perlu cerita deta

