Nimas menarik nafas panjang. "Aku bahkan mendapatkan isu lainnya.." ucapnya. "Tapi ini super confidential." "Apa itu?" Ganika penasaran. "Isu ini sedang aku selidiki," bisik Nimas. "Si AP, dicurigai, masih dicurigai, menjual izin tambang dan kawasan industri pada orang asing. Itu menyalahi undang undang. "Aku dan tim sedang menyusun depth reporting untuk hal itu. "Kita mencurigai, dia mencari dana kampanye melalui cara cara salah. Apalagi, menjelang masa kampanye, AP harus mengundurkan diri dari jabatannya. Peluangnya hanya saat ini untuk menangkap basahnya." "Orangnya sesadis itu? Sebrutal itu? Menjual kekayaan negara?" Ganika membelalak kaget. "Yes. Sadis dan brutal," bisik Nimas lagi. "Gila... Orang itu gila kuasa dan harta. Padahal, tampilan luarnya seperti orang y

