Bab 13

1162 Words

Sudah empat hari berlalu sejak Naura resmi pindah ke rumah besar milik Ethan Arsenio. Rumah itu lebih mirip istana modern ketimbang tempat tinggal biasa. Halamannya luas dengan taman bergaya Eropa, diapit dua patung marmer dan air mancur bundar di tengahnya. Setiap pagi, aroma bunga lavender dari sisi kiri taman menyebar sampai ke teras belakang. Semuanya tertata rapi dan mahal — tapi juga terasa dingin. Terlalu rapi. Terlalu sunyi. Naura duduk di kursi makan sambil menatap secangkir teh yang belum disentuh. Meja itu panjang, bisa menampung belasan orang, tapi pagi ini hanya ada dia. Ethan belum turun. Sejak menikah, pria itu lebih sering pergi pagi-pagi sekali dan pulang larut malam. Dan meski mereka tinggal serumah, Naura merasa seolah jarak di antara mereka justru semakin jauh. Ia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD