Sebagai gantinya, Alexa mencoba mengubah topik dalam hati, berbicara pada diri sendiri agar lebih tenang. "Baiklah, lebih baik aku percaya sama Om Bara. Malam ini mungkin jadi awal yang baik untuk kami semua, baik untuk pernikahan kami maupun hubunganku dengan Papa." Alexa menghela napas dalam-dalam, bersiap untuk menghadapi apa pun yang akan terjadi nanti. "Menurut kamu, kita mau bawa oleh-oleh apa untuk Mama dan Papa?" tanya Bara. "Aku juga nggak tahu mau beli apa, Om. Terserah kamu aja," jawab Alexa bingung. "Hm … apa, ya? Bara tampak berpikir sejenak. "Oh iya, bukankah Papa sangat menyukai serabi? Seingatku, Mama juga menyukainya. Ada serabi enak di depan sana, kita mampir dulu untuk membeli beberapa buat mereka, ya?" usulnya. Alexa mengangguk. "Iya, Om," jawabnya. Dalam hatinya