Rigel terjaga sepanjang malam sampai menjelang pagi. Ia tidak bisa tidur lagi setelah terbangun di tengah malam. Bagaimana ia akan tidur jika suara-suara berisik di sekitarnya membuat Rigel ketakutan, jengkel dan juga emosi tingkat tinggi. Ia mengembuskan napas kasar, benar-benar terganggu oleh suara geraman para mahluk pemakan daging yang tidak bosan-bosannya meraung-raung di sekeliling mobilnya. Bahkan kaca mobil sampai dipenuhi dengan air liur mereka yang bewarna merah darah. Sungguh menjijikkan dan baunya pasti menyengat. Untungnya mode perlindungan mampu menyamarkan semua bau itu dan air liur itu hanya ada di kaca luar mobil, tidak sampai masuk ke dalam. "Eeuuuhhh!" Joanna mengerang, mulai terbangun dari tidur lelapnya. Rigel melirik sinis Joanna, tak habis pikir jika perempuan i

