Makan Malam

1038 Words

Kami itu, tidak memikirkan hal berat. Kami hanya peduli dengan keadaan sekitar. *** "Apa maksudmu, Rai?" tanya Besi. Ia tidak mengerti. Apakah selama ini firasatnya benar? Bahwa hilangnya salah satu Profesor dan meninggalnya anak si profesor itu ada kaitannya dengan ST Tower? "Ya, Profesor Kendra masih hidup dan kondisinya terlihat tidak terlalu bagus." "Iya, apa maksudmu? Kondisinya tidak terlalu bagus itu, bagaimana?" "Dia terlihat aneh. Aku bahkan ketakutan saat melihatnya." "Aneh?" "I-iya." Dari lampu flash yang dinyalakan oleh Rai, Besi bisa memahami bahwa Rai sangat ketakutan. Tangannya gemetar dan berkeringat. "Rai, pergi dari sana. Jangan kembali. Itu akan buruk untukmu." Rai menggeleng. "Tidak apa-apa. Aku bisa mengatasinya. Aku yakin. Aku takut ada sesuatu yang buruk me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD