Mengintip

1025 Words

Zaya tidak jadi memakan makanan tersebut, dia malah pergi ke tempat lain. Karena dia buru-buru, tidak melihat kiri kanan. Tanpa sengaja Zaya menabrak seseorang yang ternyata adalah istri Pak Hendra. "Maaf!" ucap Zaya tidak enak hati. Gadis itu terlihat tidak senang, tetapi dia tidak mengatakan apa-apa. Kemudian pergi begitu saja. "Ada apa dengannya?" gumam Zaya heran. Tidak seperti saat bertemu pertama kali, gadis itu sangat ramah. Tetapi kini dia bersikap seolah tidak kenal, juga tidak peduli pada Zaya. Membuat Zaya begitu penasaran. "Ah, sudahlah! Itu bukan urusanku." Zaya mengusir rasa herannya dengan tidak terlalu ikut campur. Namun, saat Zaya ingin melanjutkan langkah, tiba-tiba dia melihat seseorang. "Bu Arum. Mau kemana?" Bu Arum memasuki arah yang sama, seperti yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD