Makanan Dari Orang Yang Spesial

1254 Words

Tamu yang hadir semakin memadati tempat itu, tapi Zaya belum mengetahui apa penyebab mereka kemari. Jika ingin berbisnis, lalu sampai kapan harus menunggu permulaan. Zaya mulai kesal, waktunya akan terbuang dengan percuma. Beberapa saat kemudian, pria yang tadinya sibuk menyapa tamu, mulai mengambil posisi berdiri pada tempat yang disediakan. Tidak lupa, istrinya juga ikut berdiri, sejajar dengannya. Dengan seringai yang tak pernah pudar, sepertinya dia sedang sangat bahagia. "Terima kasih atas kesediaan kalian yang menyempatkan diri untuk datang ke tempat ini, meskipun ini tidak terlalu mewah, tapi saya harap kalian menikmatinya dengan baik." Pria itu menjeda kalimatnya sesaat. Detik itu juga, dalam suasana yang hening, suara tapak sepatu seseorang mengalihkan perhatian orang-orang ya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD