Mimpi

1104 Words

Nyonya Azzela dan Aland menemui Zaya setelah dipindahkan ke ruang rawat. Zaya sampai saat ini belum sadarkan diri. "Ini tidak benar, Ma," kata Aland lesu. Nyonya Azzela menatap putranya. "Apa maksudmu, Aland?" tanya Nyonya Azzela tidak mengerti. Aland menarik nafas dan menghembusnya perlahan. "Zaya, sudah banyak masuk rumah sakit akhir-akhir ini. Bukankah itu suatu hal yang tidak baik. Untuk dia … dan juga bayinya." "Benar, Aland. Mama juga memikirkan hal yang sama. Tapi … kita tidak bisa berbuat apa-apa sejauh ini." Nyonya Azzela mulai putus asa. "Kita bahkan tidak tahu siapa dalang dibalik semua ini." Tapi saat itu Juna tiba-tiba datang. "Aku tahu," kata Juna memasuki ruangan. Nyonya Azzela dan Aland sedikit terkejut dan langsung menoleh . "Juna, apa maksudmu tahu, nak?" tan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD