Bab 71

1204 Words

Restoran tempat Aluna dan Robert bertemu pagi itu jauh lebih tenang dibanding suasana semalam. Tidak ada ketegangan atau tatapan canggung. Juga tidak ada keheningan yang terasa berat. Hanya seorang ayah dan putrinya yang akhirnya bisa menghabiskan waktu berdua tanpa gangguan. Robert sudah datang lebih dulu ketika Aluna tiba. Pria itu langsung berdiri begitu melihat putrinya berjalan masuk. Wajahnya tampak jauh lebih segar dibanding semalam. Aluna bahkan sempat curiga ayahnya tidak terlalu memikirkan insiden yang terjadi. Namun begitu mereka duduk dan mulai mengobrol, Aluna sadar bahwa Robert memang sengaja berusaha membuat suasana tetap nyaman. "Ayo pesan dulu. Papa lapar." Aluna tertawa kecil. "Kok kayak anak kecil sih?" "Papa memang lapar." "Kemarin katanya diet." "Hari ini

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD