Bab 70

986 Words

Namun keheningan itu terasa nyaman. Seperti yang selalu terjadi ketika Aluna berbicara dengan ayahnya. Robert akhirnya bersuara lebih dulu. "Kamu kepikiran soal Papa dan Mamamu, ya?" Aluna langsung menghela napas. "Terlalu kelihatan ya?" "Sedikit." "Papa bohong." Robert tertawa pelan. Aluna ikut tersenyum. Dadanya terasa sedikit lebih ringan. "Aku cuma..." Ia berhenti. Mencari kata yang tepat. "Aku bingung." Di ujung sana Robert tidak langsung menjawab. Membiarkannya melanjutkan. "Aku kira selama ini aku udah menerima semuanya." "Menerima apa?" "Kalau Papa dan Mama memang nggak bisa bersama." Suara Aluna melembut. "Tapi habis lihat kalian tadi..." Ia menelan ludah. "Aku malah merasa aku nggak tahu apa-apa." Keheningan panjang menyusul. Robert mengembuskan napas perl

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD