Bab 75

1230 Words

Kalimat itu menghantam Nada lebih keras daripada tamparan. Nada sampai lupa bernapas. Tubuhnya membeku dan pikirannya kosong. Karena dari semua kemungkinan yang ia siapkan... yang satu ini tidak pernah benar-benar ia percaya. Mata mereka bertemu, dan lanjutan kalimat Kaiden benar-benar menghancurkan harapan Nada. "Aku mencintai orang lain," "Kamu bohong." Itu reaksi pertama Nada. Ia menolak percaya, agar bisa tetap bertahan, tidak membiarkan dirinya hancur. Kaiden tidak membalas. Kedua bibirnya membentuk garis lurus yang dingin. "Kamu bohong." Nada mengulanginya lagi. Kali ini suaranya lebih bergetar, terdengar rapuh. Namun Kaiden tetap diam. Dan diamnya pria itu jauh lebih menyakitkan daripada jawaban apa pun. Akhirnya emosi mulai mengambil alih logika Nada. "Kamu serius?" N

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD