Bab 59

1111 Words

Malam itu, untuk pertama kalinya sejak beberapa hari terakhir, Aluna tidak membantah terlalu banyak. Mungkin karena tubuhnya memang sedang tidak fit. Mungkin karena obat yang diminumnya mulai bekerja. Atau mungkin karena ia diam-diam menikmati melihat Kaiden kehilangan ketenangannya. Apa pun alasannya, sepuluh menit kemudian ia sudah turun ke lantai bawah dengan sweater longgar dan celana panjang santai. Begitu melihatnya muncul di tangga, Kaiden langsung berdiri dari sofa ruang tengah yang luas ituw. Tatapannya bergerak cepat dari wajah Aluna ke ujung sepatunya. Memastikan gadis itu benar-benar siap berangkat. Dan entah kenapa, hal sederhana itu membuat Aluna ingin tersenyum. "Kamu memeriksa aku atau mau menginspeksi proyek, sih?" Kaiden mengambil kunci mobil dari meja. "Jalan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD