Bab 60

1117 Words

Dan beberapa detik kemudian, ketika perhatian Aluna teralihkan oleh suara Kaiden yang terus mengajaknya bicara, suntikan itu selesai jauh lebih cepat daripada yang ia bayangkan. Namun saat menyadarinya, hal pertama yang Aluna lihat adalah senyum tipis di wajah Kaiden. Senyum yang membuatnya langsung malu. Karena sekarang pria itu tahu satu rahasia besar yang selama ini berhasil ia sembunyikan. Aluna yang bisa melawan siapa saja... ternyata takut jarum suntik. Aluna mengangguk patuh. Kemudian dokter itu menoleh ke arah Kaiden. "Kamu juga." Kaiden mengernyit. "Aku?" "Iya." "Aku kenapa?" "Kamu kelihatan lebih tegang daripada pasiennya." Aluna langsung menahan tawa. Sedangkan Kaiden hanya menatap langit-langit beberapa detik. Dokter Rahayu benar-benar tidak memberinya kesempata

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD