Bab 85

1045 Words

Sore itu, langit Jakarta mulai berubah jingga ketika Kaiden berdiri di depan jendela ruang kerjanya. Di tangannya masih tergenggam ponsel yang sejak beberapa menit lalu menampilkan unggahan terbaru media sosial perusahaan. Foto makan malam tim proyek itu belum juga ia tutup. Di sana, Aluna tersenyum lepas. Di sampingnya, Riko sedang tertawa sambil menceritakan sesuatu yang jelas berhasil menghidupkan suasana. Tidak ada yang salah dengan foto itu. Sebaliknya, itulah yang membuat Kaiden semakin sulit mengabaikannya. Sebagai direktur, ia justru senang melihat timnya kompak. Riko berhasil memimpin proyek dengan baik. Aluna juga berkembang jauh lebih cepat dibanding hari pertama datang sebagai mahasiswa magang. Semuanya berjalan sebagaimana mestinya. Namun entah mengapa, ada bagian ke

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD