Ada yang Mengawasi

1013 Words

Udara pagi terasa begitu jernih, membawa aroma kebebasan yang selama ini asing bagi Nona Lucy. Sejak malam di mana Nicko memeluknya dan menjanjikan dunia yang lebih ramah, ada sesuatu yang berubah di dalam diri perempuan itu. Tembok tinggi yang ia bangun dengan bebatuan es yang keras, kini perlahan telah seluruhnya mencair. Pagi itu, Nicko terpaku di ambang pintu kamar saat melihat Nona Lucy bersiap. Biasanya, wanita itu akan mengenakan gaun hitam atau blazer abu-abu. Namun hari ini, Nona Lucy berdiri di depan cermin dengan terusan panjang berwarna biru muda berbahan katun yang jatuh dengan lembut di tubuhnya. Warna itu senada dengan langit pagi, memberikan kesan lembut yang belum pernah Nicko lihat sebelumnya. Sesuatu yang tampak seperti kejutan besar yang amat membahagiakan. “Kau tam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD