Chapter 31 : Adopsi-The End

1435 Words

    Sepanjang perjalanan pulang, wajah Alysa hanya menampilkan satu ekspresi yaitu cemberut. Ya, si anak Punk yang sekarang sudah vakum itu ceritanya lagi marahan dengan Ibu Elda. Sejak keluar dari rumahnya Risma sampai ke pasar hingga sekarang Alysa tetap menampilkan wajah seramnya itu. Kenapa?     Karena Ibu Elda tidak mengizinkan dia untuk mengadopsi salah satu anak kembarnya Risma.     "Nak, bukannya Ibu nggak ngebolehin kamu ngadopsi anaknya Risma. Boleh kok, boleh. Cuma.. nant—,"     "Nanti kapan?!" sela Alysa penuh kekesalan. Anak punk kalo lagi marahan, jangan tanya suaranya kayak apa.     "Ya pokoknya nanti, kalo sudah saatnya dan memang benar-benar kamu harus ngadopsi. Yang penting sekarang, kita cari apotik buat beli testpack."     Dengan dahi mengernyit, bola mata Alysa m

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD