"Serius gue nggak marah Mel Mel.." Ujarnya lagi sambil tersenyum manis. Tapi Melisa malah cemberut, masih menatap wajah Leebin di depannya. "Kok manyun? Lapar ya?" Tanya Leebin padanya. Melisa beringsut mendekat, gadis itu membisikkan sesuatu di telinga Leebin. "Lapar? Iya pengen makan kepala orang!" Sahutnya seraya menggigit leher Leebin. "Akkhhh! Mel!" Pekik Leebin sambil meremas bahu Melisa. Tanpa menjauhkan gadis itu darinya. Seolah dia memang memberikan keleluasaan pada gadis itu memperlakukan apapun terhadap dirinya. "Sakit nggak?" Tanya Melisa setelah menggigit lehernya hingga meninggalkan bekas merah di sana. "Nggak sakit." Sahutnya sambil tersenyum lalu meraih gadis itu kedalam pelukannya. "Sudah selesai belum tugasnya?" Tanyanya pada Melisa. Begitu nyamannya gadis itu