Rahasia yang Mulai Terbongkar

1076 Words

Alarm ponsel berbunyi lirih di nakas, membuat suasana kamar yang hening terganggu. Suara itu terdengar pelan, tapi cukup menusuk telinga bagi seseorang yang masih ingin memejamkan mata. Dengan susah payah, Maira mengulurkan tangan, meraih ponselnya, lalu mematikan alarm. Kelopak matanya terasa berat, seolah ada batu yang menempel. Tubuhnya pun lunglai, lemas, tak berdaya. “Kenapa… rasanya begini…” gumamnya lirih, hampir seperti sebuah keluhan. Belum sempat berpikir lebih jauh, perutnya tiba-tiba bergejolak hebat. Rasa mual menyeruak begitu cepat, membuatnya buru-buru menutup mulut dengan telapak tangan dan berlari terseok ke kamar mandi. “Ugh…” Ia tersungkur di depan wastafel, lalu muntah hebat. Cairan asam lambung membuat tenggorokannya perih, dan tanpa sadar air mata menetes di pipi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD