Setelah informasi yang diberikan oleh Cecilia kini Ammar dan juga Ihsan berhasil menangkap Eyang Uti. Dia benar-benar bersembunyi di panti asuhan milik anak angkatnya. Wanita tua itu masih tidak mau mengaku jika dirinyalah yang membuat rencana melenyapkan Titania. Semua bukti yang dimiliki oleh Ihsan sangat kuat untuk menjebloskan mertuanya ke dalam penjara. “Mau apa kamu kesini lagi? dasar menantu tidak tahu diri!” “Ingin bertanya pada orang yang tidak memiliki hati nurani. Kenapa tega sekali membuat rencana membunuh Cucunya sendiri?” “Dia bukan Cucuku! Anak yang dilahirkan oleh Shanum tidak ada hubungan darah denganku!” Ihsan tersenyum sinis ke arah mertuanya. Hari ini dia sengaja datang ke kantor polisi ingin melihat keadaan mertuanya yang sejak ditangkap jarang sekali mau makan ma

