Setelah menyelesaikan pembicaraan dengan Edi, Axel kembali ke ruangan di mana Lily sedang di rawat. Ia berharap Lily sudah sadar dan bisa bicara dengannya. Berjalan bersama Edi, pria itu menahan segala emosi dan amarah pada pria yang akan disebutnya sebagai ayah mertua. Melihat betapa menyesalnya Edi, Axel juga merasa iba karena sejatinya hubungan ayah dan anak ini menjadi renggang karena kurang komunikasi Edi sehingga menyebabkan Lily marah. Axel berharap, saat ia menikah dengan Lily, berhasil membuat hubungan ayah dan anak membaik. Begitu pintu kamar terbuka, Axel bisa melihat keluarganya tengah berkerumun di dekat tempat Lily berbaring. Axel segera menghampiri dan melihat apa yang terjadi. “Mas Axel dicariin dari tadi.” Ucap Jasmine. “Lily, kamu sudah bangun.” Axel mengusap kepala Li