51. Wanita Bertopeng

1187 Words

Anya tinggal hanya sehari di rumah sakit. Melawan saran dari dokter dan Jackson, ia memutuskan pulang karena tidak mampu lagi tinggal di tempat itu. Dimana setiap malam tangisan bayi terdengar ditelinganya, keluar dari bayi orang lain sementara bayinya sendiri berada dalam peti mati yang hendak di bawanya ke pemakaman. Berada di mobil yang dikendarai supir mereka, Anya bersandar ke d**a Jackson selama perjalanan menuju pemakaman, mengikuti ambulance yang meraung di depan mereka. Baru tahun lalu ia melewati rute yang sama untuk menguburkan ibu dan adiknya, hari ini Anya harus kembali untuk menguburkan anaknya. “Selamat atas kelahiran anak mu dan Karen Jack,” bisiknya lirih. Kalimat pertama yang muncul dari mulutnya sejak kemarin. “Tidak akan ada yang berubah diantara kita An. Aku tetap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD