BSW Bab 159

1987 Words

Raga tidak bisa menahan dirinya. Melihat sosok wanita itu berdiri dengan balutan gaun putih yang membentuk lekuk tubuhnya—pria itu berderap cepat melewati rombongan keluarga Mara yang baru saja tiba. “Bukankah itu Raga? Bagaimana bisa di ada di sini? Apa yang akan dia lakukan?” tanya Ine terkejut. “Pa,” panggil Ine yang mulai khawatir melihat mantan menantunya itu berjalan ke arah putrinya yang sedang berdiri di depan. Ahmad Sholeh sudah akan menarik langkah ketika tangan sang putra menahan pergerakannya. Pria itu menoleh. Menatap bertanya Fian yang menghentikan langkahnya. “Biarkan. Kita lihat apa yang akan terjadi.” “Tapi, Fian. Bagaimana kalau—” Ahmad Sholeh tidak menyelesaikan kalimatnya kala suara pekik terkejut terdengar. Pria itu buru-buru memutar kepala. Sementara mulut Ine su

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD