"Siapa yang bilang, kalau sekarang kamu lebih ambekan?" Agastya mengangkat tubuh Kayla dan mendudukkannya di atas meja makan, menempatkan dirinya di antara kedua paha Kayla sambil memeluk pinggang istrinya. Wajahnya menunduk menelisik wajah sang istri yang sedang bercerita tentang kegiatannya kemarin di kantor. "Wulan yang bilang." Wajah cemberutnya menatap sang suami dengan mata polosnya. Gemas, Agastya mencubit hidung Kayla lembut. "Kamu ngambek kenapa, emangnya?" Kayla pun menceritakan kejadian siang hari di pantri, saat ia dan ketiga temannya menikmati makan siang. Wulan yang menunya hari itu adalah nasi padang dengan lauk rendang sapi begitu menggugah seleranya. Meminta Wulan untuk tukaran menu, namun sayang Wulan alergi dengan udang yang kebetulan menjadi menu makan siang Kayla

