"Mensnya udah kelar? Kok cepat?" Agastya menoleh Kayla yang sedang bersiap untuk ikut sholat maghrib berjamaah. "Gak keluar lagi dari kemarin, ya udah, berarti selesai, kan?" Agastya mengedikkan bahunya, tak paham urusan wanita yang satu itu. Namun yang ia yakini, malam ini akan ada kegiatan membakar kalori bareng bersama sang istri tercinta. --- "Makan yuk, laper." Kayla lebih dulu beranjak ke dapur meninggalkan Agastya yang masih merapikan sajadah dan mushafnya. Menata meja makan setelah menghangatkan makanan yang tadi pagi ia masak sebelum berangkat kerja. Salah satu yang Kayla syukuri dari Agastya adalah, suaminya itu pemakan segala dan tak mempermasalahkan apakah masakan itu fresh baru dimasak atau masakan tadi pagi yang sekarang dihangatkan. Yang penting baginya, rasa dan aro

