Agastya menerima dengan senang hati daging gurame yang dipindahkan Kayla ke piringnya. Kayla bahkan membalik ikan yang berukuran sedang itu, mengambil separuh dagingnya dan kemudian diberikannya lagi pada Agastya. "Banyak banget? Kamu gak kurang?" Agastya memperhatikan gerak Kayla memindahkan daging ikan. "Aku cukup, tadi juga udah makan separuh, kan? Lagipula, ini masih bisa diratah. Daging di sela-sela ini masih banyak, enaknya kalau pakai tangan tuh, gitu, bisa sampe bersih," kikiknya, tak peduli tatapan menilai Agastya padanya. Agastya lantas mengedik bahu saja mendengar jawaban Kayla dan melanjutkan makannya. Suasana makan jadi terasa lebih santai, keduanya memilih makan sambil mengobrol, walau perbincangan lebih banyak didominasi oleh Kayla. Bagi Kayla, Agastya mau menjawab deng

