"Kay, please! Buruan bikinin kopi untuk bos gue, dia lagi spaning tinggi. Ada missing data dari salah satu cabang, udah hampir sejam kita cari belom terdeteksi selipnya. Alamat telat maksi nih gue," Lani tak memberi Kayla kesempatan untuk mencerna ucapannya. Ia langsung menarik Kayla ke arah pantri. "Gile lu, bos gue! Nanti kalau dia cari, terus gue nya gak ada di tempat, gimana?" Kayla yang terseret bahkan belum sempat menggunakan sepatunya, ia hanya menggunakan sendal rumahan berbahan handuk yang biasa ia pakai saat mengistirahatkan kakinya dari stiletto nya. Kayla bergerak cepat, menyiapkan kopi untuk Agastya. Ia tak ingin sampai Amartya menyadari dirinya yang tak berada di tempat tanpa permisi. Tak sampai empat menit, kopi telah selesai diracik. Lani memindahkan kopi ke cangkir ya

