30. Dilema

1621 Words

"Kenapa hari ini yang kamu ajak ngomong cuma Jou?" Kai menyenggol Jill yang duduk di sebelahnya. "Emang kenapa?" Jill membalas tanpa menoleh. Matanya terus mengikuti pergerakan Jourell di arena playground yang luas ini. Ia khawatir jika Jourell akan terjatuh, bertabrakan dengan anak lain, atau bahaya-bahaya lainnya yang bisa saja terjadi. "Nggak enak didiemin, Jill." Jill menoleh sekilas ke arah Kai sebelum matanya kembali mengawasi Jourell. "Siapa juga yang diemin kamu?" "Ya, kamulah!" balas Kai dongkol. "Nggak, kok!" elak Jill. "Ini aja ngomongnya ketus terus." "Aku lagi sebel sama kamu," ungkap Jill akhirnya. Ia memang bukan jenis perempuan kebanyakan yang perlu ditanya ratusan kali baru mengakui kalau dirinya sedang kesal. "Lho? Aku buat salah sama kamu?" tanya Kai bodoh. "Iya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD