27. Rejeki Anak Soleh

1661 Words

Jill yang sedang serius dengan laptopnya, merasa terganggu ketika kacamatanya dilepas paksa. Dikiranya Luna yang melakukannya, tapi ketika ia menoleh ke arah Luna, barulah Jill menyadari bahwa ada Domi di antara mereka. "Dom? Kapan dateng?" Alih-alih merasa marah, Jill malah terlihat sangat tenang. Sahabatnya yang melanglang buana selama setahun lebih ini akhirnya kembali, dan tiba-tiba saja muncul. Kemunculannya jelas mengejutkan karena Domi menampakkan dirinya di kampus. "Duh, manisnya anak ini!" Domi mengecup pipi Jill dengan gemas. "Jadi ngapain lo ke sini?" sambar Luna ketus. "Kuliah, Bego! Lo budek apa torek, sih?" Domi membalas sebal. "Budek sama torek sama aja, Monyong!" balas Luna kesal. Jill sudah sangat terbiasa berada di situasi seperti ini. Bahkan Jill rindu keribu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD