"Good morning, Boy!" sapa Kai begitu membuka matanya dan menemukan Jourell berbaring di atas dadanya. Setiap pagi selalu seperti ini, Jourell akan mengganggu dan membangunkannya, namun Kai tidak pernah marah. Ia bahkan merasa bahagia dengan gangguan dan serangan kecil Jourell dalam rangka usahanya untuk membangunkan sang ayah. Melihat Kai sudah bangun, Jourell tersenyum lebar dan mendaratkan kecupannya di puncak hidung Kai. Kai menahan kepala Jourell dan balas mengecupnya. Mulai dari kedua pipinya, naik ke keningnya dan berakhir di puncak hidung mungil milik Jourell. "Selamat ulang tahun, Jagoan Kesayangannya Daddy!" Mata Jourell berbinar-binar mendengar ucapan selamat ulang tahun yang Kai berikan padanya. Jourell balas memeluk leher Kai erat-erat. Kai beringsut bangun sambil tetap

