47. Lebih Dari Cukup

1554 Words

"Masuk, yuk!" Dav merangkul pinggang Jill dan membimbingnya melangkah menuju teras rumah yang mereka datangi. "Tapi ini rumah siapa, Dav?" Jill melangkah ragu karena ia sama sekali tidak memiliki gambaran rumah siapa yang mereka kunjungi saat ini. Tadi begitu mereka meninggalkan hotel tempat acara pernikahan kemarin digelar, Dav langsung membawanya ke sini. Mereka bahkan belum kembali ke kamar mereka di Forty Media untuk sekadar menyimpan barang-barang. Dav mengulum senyumnya sambil berkedip nakal. "Nanti juga kamu tau." "Dav ...," cegah Jill ketika melihat Dav memasukkan anak kunci ke lubang pintu. "Masa nyelonong masuk gitu aja. Nggak ketuk dulu?" Dav mengangkat bahunya santai. "Aku ada kuncinya, jadi ngapain ketuk pintu dulu?" Jill mengernyit heran. Tidak biasanya Dav bersik

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD