"Eh, lama banget lo! Janji jam lima, sekarang baru nongol? Bulukan kita nungguin lo!" Domi yang sejak tadi asyik menonton di apartemen Luna, segera melempar bantal duduk ke arah sang pemilik yang tiba-tiba muncul dengan wajah kusut. "Berisik lo! Gue kena nungguin bocah yang nggak dijemput-jemput sama bokapnya." Luna membanting tubuhnya ke atas sofa. "Buset! Lo alih profesi jadi satpam?" Domi bertanya dengan nada mengejek. "Sial lo! Ini, tuh, gara-gara ada duda gak tau diri yang telat jemput anaknya. Jemput anak kayak jemput jin, malem-malem baru nongol!" sungut Luna kesal. "Lo juga ngapain mau-maunya nungguin itu bocah?" tanya Domi heran. "Kasian aja," balas Luna singkat. "W-O-W!" teriak Domi dengan gaya histeris. "Sejak kapan lo jadi peduli sama orang lain, Lu? Kayaknya sekara

