65. Gloomy Boy

1612 Words

"Luna?" sapa Kai ketika mereka berpapasan di dekat playground Nada Pesona. "Eh, Pak Kai!" seru Luna terkejut. Tidak menyangka akan bertemu dengan Kai di sini. "Kenapa ke sini, Pak?" "Habis bertemu wali kelasnya Jou." Kai mengangkat alisnya dan tersenyum kaku. "Saya dapat panggilan." "Ohh." Luna mengangguk paham. Terkadang ia lupa kalau duda hotlist ini menyekolahkan putranya di Nada Pesona juga. "Kamu tahu masalah Jou di sekolah?" Entah mengapa Kai tiba-tiba ingin bertanya pada Luna. Luna mengangguk kecil. "Tahu sedikit, Pak. Beberapa kali pernah lihat langsung kejadiannya." Bagaimana ia tidak tahu kalau bocah manis yang tidak pernah membuat masalah itu tiba-tiba mengamuk di ruang makan, membanting tray dan menimbulkan kehebohan. Atau ketika bocah itu menumpahkan seluruh isi ta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD