40. Penolong Setia

2554 Words

"Jill?" Dav mengusap lembut kepala Jill untuk menarik perhatiannya, karena sejak tadi ia sudah memanggil gadis itu, namun Jill tidak menyadarinya. "Ya?" Perlahan Jill tersadar dari lamunannya. Ia yang tengah duduk di lantai sambil bersandar pada sofa di belakangnya, menolehkan kepalanya ke belakang, ke arah Dav yang duduk di atas sofa. Dav tersenyum lembut sambil masih mengusap kepala Jill, lalu mengedik pelan ke arah Jourell yang duduk di seberang Jill. "Itu Jou dari tadi ikutan bengong sama kamu." "Eh?" Refleks Jill langsung melihat ke arah Jourell dan baru menyadari jika bocah itu memang tengah memandanginya dengan intens sambil bertopang dagu di atas meja. "Jou liatin kamu terus kayak gitu," ujar Dav lagi. Jill jadi merasa bersalah pada Jourell, ia menyadari dirinya sibuk ten

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD