Dua Puluh Dua

1366 Words

”Om, nonton, yuk!” ajak Naura. Semakin hari, ia semakin dekat dengan Rio. Apalagi, setiap pulang kuliah, ia selalu mampir ke kantor. “Nonton apaan?” “Ya nonton bioskop, lah ... yuk!” “Nggak malu kamu, pergi nonton sama om-om?” “Emang berapa, sih, umur Om Rio? Sama Mama juga pasti tuaan Mama.” “Emang nggak ada temen kamu yang mau kamu ajak nonton?” “Aku maunya sama Om.” “Kenapa?” “Ya pengin aja ... yuk....” Naura terus saja merayu Rio. Sampai akhirnya, “Baiklah. Om Beresin kantor dulu.” Farhan memang sedang tidak berada di kantor. Ia dan Niken harus menemui kliennya. Namun, mereka tidak pergi berdua karena Farhan pergi dengan mobilnya, sementara Niken diantar oleh Indra. Farhan keberatan, tetapi Niken tidak peduli sama sekali. Naura dan Rio pergi ke bioskop menggunakan sepeda mo

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD