Pesawat komersil yang membawa Vero mendarat di Bandara Soekarno-Hatta saat Jakarta lagi diguyur hujan deras sore itu. Begitu melangkah keluar dari garbarata, hawa gerah dan aroma khas kota metropolitan langsung menyambut indra penciumannya. Kontras banget sama udara Islandia yang bersih dan sedingin es. Rasanya baru kemarin dia berendam di jacuzzi hangat sambil menatap laut lepas bareng Gavin, tapi sekarang, semua itu mendadak luntur kayak lukisan cat air yang kena guyur hujan. Vero menyeret kopernya dengan langkah gontai menuju area penjemputan. Wajahnya kelihatan kuyu banget, lingkaran hitam di bawah matanya gak bisa ditutupi bahkan setelah dia pakai concealer tebal. Selama penerbangan belasan jam dari Reykjavik, London, sampai Jakarta, Vero bener-bener gak bisa tidur. Setiap ka

